arrowHome

Advertisement
Main Menu
Home
Info
Blog
FAQs
Pusat Keilmuan UT
Strategi Belajar di UT
Kurikulum Manajemen
Kurikulum Akuntansi
Kurikulum Pemerintahan
Kurikulum Komunikasi
Fasilitas & Jasa di UT
Visi & Misi UT
Pendidikan di UT
Fleksibilitas di UT
UAS Online
UT Bandung
Administrator
Modul FISIP
Modul FEKON
Aktivasi UT-Online
Tutorial-online
Arsip Nilai Mahasiswa
Verifikasi Ijazah UT
Forum Komunitas FEKON
Forum Komunikasi FISIP
Forum UT Online
Forum UAS via Komputer
Forum IMUT

UT Bandung telah mendapat pengakuan internasional dalam sistem manajemen dengan diterimanya sertifikat ISO 9001-2000 yang dikeluarkan oleh SGS United Kingdom Ltd. Sertifikat ISO ID07/0934 itu diserahkan kepada Kepala UT Bandung Drs.H.I. Shofjan Taftazani, MPd dihadapan Rektor UT Prof Dr M Atwi Suparman, MSc berkenaan dies natalis UT 4 Septembekualitasr 2007.

Hal ini diberikan karena UT Bandung dinilai sangat baik dalam hal pengelolaan manajemen dan pelayanan belajar jarak jauh, yang meliputi 7 aspek, yakni : layanan registrasi, ujian, tutorial, bahan ajar, promosi, sosialisasi dan ketatausahaan.

Kiprah UT Bandung ini adalah sebagai wujud sinkronisasi dengan Visi Universitas Terbuka yakni menjadi open university terdepan di asia pada 2010 dan unggulan dunia pada 2020.kelas dunia

 
Who's Online
Popular
Syndicate
Statistics
OS: Linux b
PHP: 5.2.6
MySQL: 5.0.27-Debian_0.dotdeb.1
Time: 04:14
Caching: Disabled
GZIP: Disabled
Members: 4
News: 85
Web Links: 5
Visitors: 152666

Advertisement
Latest News

 

 
Newsflash

Kuliah yang  Fleksibel

kKenapa tidak mencari tempat kuliah yang paling fleksibel dan pas buat karyawan sibuk seperti anda, disini di utkampus , karena dengan sistem absensi kehadiran yang bebas -artinya anda boleh hadir ke kampus sebebas waktu yang anda miliki- maka aktivitas kerja anda tak terganggu tapi kuliah anda tetap bisa jalan.  Hal ini dimungkinkan karena materi kuliah sudah dituangkan dalam bentuk bukub/modul pelajaran disertai soal latihan dan kunci jawabannya disamping juga ada yang disertai kaset audio dan video CD.

dOleh karena itu karyawan sibuk seperti anda tidak perlu khawatir tertinggal kuliah, karena materi kuliah ada ditangan anda dan bisa dipelajari dimana pun ada kesempatan dan waktu luang. Dan jika ada materi yang kurang dapat dipahami silahkan datang ke kampus guna dibahas dan mendapat penjelasan di kelas sesuai jadwal tutorial.

 
UNIVERSITAS TERBUKA MASUK KATEGORI SUPER MEGA UNIVERSITY
User Rating: / 0
Written by Administrator   
Sunday, 21 June 2009

Pondok Cabe, Tangerang, 2/6/2009 (Kominfo-Newsroom) –  Universitas Terbuka (UT) masuk dalam kategori Super Mega University karena memiliki jumlah mahasiswa lebih dari 500 ribu orang, kata Purek I Bidang Akademik UT, Prof Dr Ir Tian Belawati, M.Ed, usai acara wisuda Periode II tahun 2009 di Gedung UT, Pondok Cabe, Tangerang, Selasa (2/6).       

Purek I Bidang Akademik Universitas Terbuka, (UT), Tian BelawatiMenurut dia, di dunia ini, ada lebih dari 200 perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, dan hanya 15 perguruan tinggi yang masuk kategori “Mega University”.

“Mega University adalah kategori perguran tinggi yang memiliki mahasiswa yang  jumlahnya di atas 100.000 orang,” katanya.
            Ia menambahkan, dari 15 perguruan tinggi yang masuk kategori Mega University itu, hanya ada tujuh perguruan tinggi yang masuk kategori Super Mega University, dan salah satunya adalah UT Indonesia.

Dijelaskan, dari 15 perguruan tinggi di dunia yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, sebanyak 12 perguruan tinggi berada di benua Asia. “Jadi benua Asia sangat luar biasa, sehingga kami dari penyelengara pendidikan jarak jauh mempunyai organisasi-organisasi yang sifatnya regional,” katanya.

Tian mengatakan, di Asia, UT menjadi anggota Asosiasi Universitas Terbuka Asia (AAOU=Asian Association of Open Universities).

“Presiden AAOU itu Rektor UT Indonesia, sedangkan Sekjen AAOU saya. Masa bakti kami akan berakhir  pada akhir tahun 2010. Presiden dan Sekjen AAOU itu dipilih oleh anggota Executive Committe.

Menurutnya, sampai saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mengatakan pembelajaran di UT hanya mengarang saja. Padahal, tambahnya, pendidikan jarak jauh itu bukan ciptaan Indonesia, karena jauh sebelum Pemerintah Indonesia membuka UT, sudah banyak universitas terbuka di Negara lain di dunia.

Ia menjelaskan, akibat tingkat pendidikan yang rendah, maka kemudian pendidikan jarak jauh digunakan di berbagai negara, dan itu sudah berlangsung sejak dulu, mulai dari zaman Revolusi Industri, ketika banyak negara di dunia sangat membutuhkan banyak tenaga kerja yang berpendidikan.

Menurut Tian, di Indonesia, pendidikan jarak jauh khusus untuk guru sudah dilakukan sejak tahun 1950-an untuk program pendidikan guru dalam jangka pendek, kemudian berkembang menjadi pendidikan guru secara tertulis (PPPG) dan akhirnya menjadi UT.

Saat ini, katanya, dengan semakin majunya perkembangan teknologi, pendidikan jarak jauh juga semakin berkembang, apalagi dari awal, pendidikan jarak jauh memang selalu memanfaatkan teknologi, walaupun dulu baru teknologi cetak.

Sekarang ini, katanya, tidak ada satupun perguruan tinggi di dunia yang tidak menggunakan tekologi untuk memperkaya pembelajarannya, walaupun pada dasarnya merupakan pendidikan tatap muka.

Pendidikan jarak jauh di dunia saat ini, katanya, sudah tidak ada lagi yang hanya menggunakan satu macam teknologi saja. Saat ini, umumnya sudah menggunakan beragam teknologi sesuai infrastruktur yang ada di daerah, serta sesuai dengan kemampuan institusi itu sendiri.

UT Indonesia, kini mulai dilirik oleh banyak negara karena kualitas lulusannya termasuk sangat baik.
            Pendidikan jarak jauh banyak disebut sebagai E-learning, padahal E-learning merupakan salah satu di antara alat untuk menjalankan pendidikan jarak jauh.

Meskipun keadaan infrastruktur terbatas, tambahnya, tidak bisa dijadikan alasan di suatu Negara tidak ada internet, juga tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan pendidikan massal secara  jarak jauh, contohnya adalah Indonesia.
           “Sebagai negara kepulauan dan dengan ribuan pulau jumlahnya, Indonesia itu 81 persennya wilayahnya merupakan air, namun buktinya UT Indonesia mampu menyelenggarakan pendidikan jarak jauh,” kata Prof Dr Tian. (T.Ad/ysoel)

Last Updated ( Tuesday, 23 June 2009 )
 
Minder Kuliah di UT Hanya Masa Lalu
User Rating: / 0
Written by Administrator   
Saturday, 16 May 2009
 

   
 
Perguruan Tinggi: Minder Kuliah di UT Hanya Masa Lalu

GORONTALO (Ant): Rektor Universitas Terbuka (UT) Mohamad M. Atwi Suparman mengatakan istilah minder kuliah di UT yang sering dilontarkan masyarakat hanya tinggal masa lalu saja karena kenyataannya kini jumlah mahasiswa UT terus meningkat.

"Dulu orang malu dan minder kuliah di UT karena dianggap tidak bergengsi, tapi mereka salah karena tidak pernah merasakan kuliah di UT," kata Atwi saat menghadiri wisuda 107 mahasiswa program sarjana dan diploma Universitas Terbuka di Gorontalo, Selasa (25-7).

 Ia mengatakan untuk wilayah Gorontalo saja, jumlah mahasiswa sekitar 600 orang yang berprofesi guru yang dibiayai Pemerintah Provinsi Gorontalo sejak empat tahun lalu. "Jumlah itu belum termasuk mahasiswa yang kuliah pakai biaya sendiri," katanya tanpa menyebutkan jumlah mahasiswa atau alumni UT secara keseluruhan.

Animo masyarakat Provinsi Gorontalo untuk mengecap pendidikan yang lebih tinggi, secara langsung sangat memengaruhi keberhasilan UT dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Kini, ujarnya, masyarakat tidak perlu merasa minder lagi menuntut ilmu di UT karena pihaknya memiliki program studi beragam yang kualitas pembelajarannya tidak kalah dengan universitas negeri atau swasta.

Menurut dia, buku atau materi pembelajaran di UT ditulis dosen-dosen dari universitas terkemuka dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi dengan biaya kuliah yang relatif murah.

"Kalau UT tidak berkualitas, tidak mungkin Pak Fadel (Gubernur Gorontalo) mau menyekolahkan para gurunya di sini," ujarnya.

 Gubernur Gorontalo Fadel Muhamad membenarkan pernyataan Rektor UT tersebut dan mengatakan Pemprov sengaja menggandeng UT untuk mendukung program peningkatan SDM di Gorontalo karena dinilai memiliki kemampuan untuk itu.

"Standar UT sama dengan universitas lain dan memiliki fakultas dan program studi yang cukup beragam," kata dia.

Selain itu, kata Fadel, kuliah di UT sangat efektif bagi yang memiliki pekerjaan atau kesibukan lain dalam kesehariannya karena sistem jarak jauh yang diterapkan tidak menyita waktu. "Makanya saya menyekolahkan guru-guru saya di UT agar kewajiban mereka sebagai tenaga pendidik tidak terganggu," ujarnya.

Kini, UT memiliki empat fakultas, yaitu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ilmu Sosial dan Politik, Ekonomi, dan MIPA dengan berbagai jenjang pendidikan yaitu program sarjana, diploma (D-1, D-2, dan D-3), program sertifikat, dan program khusus serta program pascasarjana.n S-1. Dari : Lampung Post Jum'at, 28 Juli 2006.

Last Updated ( Saturday, 16 May 2009 )
 
Last Updated ( Saturday, 16 May 2009 )
 
UT = PTN kelas dunia
User Rating: / 0
Written by Administrator   
Thursday, 04 December 2008


g

2009, 10 PT Masuk Kelas Dunia

 

YOGYAKARTA, (Pikiran Rakyat, 27-05-2007).-

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai, perlunya meningkatkan mutu pendidikan tingkat perguruan tinggi. Pemerintah memberikan prioritas mendorong pendidikan tinggi agar mampu bersaing dan masuk dalam peringkat pendidikan tinggi berkelas internasional atau World Class University.

 

"Kita berkeinginan, agar sampai tahun 2009, paling tidak 10 perguruan tinggi akan mampu masuk dalam daftar World Class University," ujarnya. Pada tahun 2006, tercatat lima perguruan tinggi (PT) di Indonesia masuk dalam jajaran universitas berkelas dunia, yaitu UI, ITB, UGM, UNDIP, dan Universitas Terbuka (UT).

 

Menurut presiden, semua pihak harus turut serta menyukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di tanah air. ”Bangsa Indonesia tidak akan maju apabila pendidikannya tidak bermutu,” ungkap SBY ketika menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Taman Siva pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, Sabtu (26/5).

 

"Kita tidak bisa tampil terhormat dan menang dalam kompetisi global kalau mutu pendidikan kita kalah (dibandingkan) dengan mutu pendidikan negara-negara lain. Mari bersama-sama kita sukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini," tegas presiden.

 

Pada acara yang dipadukan dengan refleksi satu tahun g empa bumi di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah itu hadir antara lain Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Menko Perekonomian Boediono, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menkes Siti Fadilah Supari, serta ribuan warga masyarakat DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

 

Sebelumnya, Yudhoyono mengajak untuk merenungkan kembali relevansi ajaran dan falsafah pendidikan yang telah diwariskan Ki Hajar Dewantara. Semangat dan perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, telah memberikan inspirasi yang tidak pernah kering, serta memberikan dorongan dan suri teladan bagi generasi penerus.

 

Last Updated ( Sunday, 07 December 2008 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 4 of 8
 

Polls
Fakta Universitas Terbuka diantaranya tertera di bawah ini, mana yang paling anda ketahui ?
 
Fleksibilitas seperti apa yang anda perlukan di utkampus ?
 
Advertisement

 

Designed by PixelBunyiP
© 2009 S1 negeri-tanpa skripsi 3 tahun -kuliah fleksibel
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.